Tokoh Drama1. Dayang Sumbi2. Sangkuriang 3. Tumang/ Anjing sakti4. Beberapa tokoh pembantu/ibu-ibu Narator Dikisahkan pada beribu-ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin oleh seorang raja dan seorang ratu yang hanya mempunyai seorang putri. Putri itu bernama Dayang Sumbi. Dia sangat cantik dan cerdas, sayangnya dia sangat manja. Pada suatu hari saat sedang menenun di beranda istana, Dayang Sumbi merasa lemas dan pusing. Dia menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Adegan 1 Dayang Sumbimarah aaahhh! Jatuh lagi! Jatuh lagi! Aku malas mengambilnya lagi! Aku bersumpah! Siapapun dia jika ada yang mengambilkan pintalan benangku, kalau dia laki-laki, akan kujadikan suami, jika perempuan akan kujadikan saudara. NaratorSetelah kata-kata sumpah itu diucapkan, datang seekor anjing sakti yang bernama Tumang. Tumang Ini pintalan benangnya Tuan Putri! Dayang sumbikaget Haaahhh?? Kenapa se ekor anjing yang harus mengambil pintalan benangku? Berarti mau tak mau....., aku harus melaksanakan sumpahku dan menikahi anjing ini. Narator Kemudian Dayang Sumbi dan Tumang menikah dan hidup berbahagia hingga mereka dikaruniai seorang anak yang berupa anak manusia tapi memiliki kekuatan sakti seperti ayahnya. Anak ini diberi nama Sangkuriang. Dalam masa pertumbuhannya, Sangkuriang selalu ditemani bermain oleh seekor anjing yang bernama Tumang yang dia ketahui hanya sebagai anjing yang setia, bukan sebagai ayahnya. Sangkuriang tumbuh menjadi seorang pemuda yang tampan dan gagah perkasa. Pada suatu hari Dayang Sumbi memanggil putranya Sangkuriang. Adegan 2 Dayang sumbi Nak, bunda akan mengadakan suatu pesta. Pergilah kau berburu rusa di hutan bersama si Tumang. Sangkuriang Baik, bunda. NaratorTibalah sangkuriang di sebuah hutan. Adegan 3 Sangkuriang Kemana lagi ya, supaya aku bisa mendapatkan seekor rusa? Dari tadi pagi sampai siang, aku menjelajahi hutan ini tapi tak kutemui se ekor rusapun. Aku lelah sekali. Tapi aku tak ingin mengecewakan bunda. Aku tidak ingin pulang, kalau pulang tidak membawa hasil. Maafkan aku Tumang, terpaksa panah ini harus kutujukan padamu. NaratorDengan sangat terpaksa dia mengambil sebatang panah dan mengarahkannya pada Tumang. Dan.....Tak lama kemudian si Tumangpun sekarat kemudian di rumah, Sangkuriang menyerahkan daging Tumang pada ibunya. Adegan 4 Sangkuriang Bunda, ini daging rusa hasil tangkapanku. Dayang sumbi Terima kasih, sayang. Kau hebat sekali. Bunda sangat gembira, Nak. Kau sudah pintar berburu rusa. Narator Setelah menerima daging buruan sangkuriang, Dayang Sumbi melanjutkan acara pestanya. Sesaat setelah pesta usai Dayang Sumbi teringat pada si 5 Dayang sumbi Dimana si Tumang ya? Dari kemarin aku tidak melihat dia. Coba kutanyakan pada Sangkuriang. Sangkuriang! Sangkuriang! Sangkuriang Ada apa bunda memanggilku? Dayang sumbi Dimana si Tumang, Nak? Dari kemarin bunda tidak melihatnya. Sepertinya hari terakhir kemarin, dia ada bersamamu. Trus, sekarang kemana dia? Sangkuriang terdiam dan takut mendengar pertanyaan ibunya. Tu, Tumang sudah mati bunda. Dayang Sumbi Mati??? Trus Siapa yang membunuhnya? Sangkuriang Kemarin, waktu aku berburu di hutan, sudah kujelajahi seluruh hutan dari pagi sampai siang, tapi aku tidak menemukan rusa se ekorpun. Aku tidak ingin mengecewakan bunda. Jika aku pulang tidak membawa hasil buruan. Trus aku arahkan panahku pada si Tumang. Kemudian, kemudian.... dagingnya aku serahkan pada bunda. Dayang Sumbi Apa???!! Jadi, jadi daging yang kau serahkan pada bunda kemarin itu adalah daging si Tumang?? Sangkuriang Bettul bunda. Dayang Sumbi marah Haaaahhhh! Dasar anak tak tau diri! Kau Pembunuh!!! Narator Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita itu. Tanpa sengaja ia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriangpun terluka. Sangkuriang Aduh!!! Kenapa bunda memukulku? Sedemikian murkanya bunda padaku. Sangkuriang kecewa pada bunda! Baiklah, untuk menebus kesalahanku, aku akan pergi mengembara. Dayang Sumbiamarahnya mereda Sangkuriang! Sangkuriang! Jangan pergi Nak. Bunda menyesal Nak, sudah melukaimu dan mengatakan kau sebagai pembunuh. Ibu sangat sayang padamu. Kembalilah, Nak! Narator Tapi sayang, semua sudah terlanjur. Sangkuriang tetap berlalu pergi meninggalkan ibunya. Dayang Sumbi pun berdoa kepada para dewata agar bisa dipertemukan kembali dengan putranya. Doanya didengar para dewata penghuni kayangan. Dayang Sumbi diberi kemudaan dan kecantikan abadi, bahkan lebih cantik dari sebelumnya. Bertahun-tahun kemudian, Sangkuriang yang telah melanglang buana ke seluruh penjuru bumi memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya. Sesampainya di sana, Sangkuriang terkejut karena semuanya sudah berubah. Dia tambah terkejut saat di jalan bertemu seorang wanita yang tak lain tak bukan adalah Dayang Sumbi. Namun mereka tak saling mengenali. Adegan 6 Sangkuriang Heemmmm! Siapa gadis cantik itu ya? Aku sungguh sungguh terpesona melihatnya. aku ingin berkenalan dengannya dan ingin meminangnya jadi istriku. Dayang Sumbi Ehh! siapa ya pemuda tampan di ujung jalan itu. Dari tadi memperhatikanku. Aku jadi ga karuan dibuatnya. Pemuda itu tampan sekali. Pemuda itu sangat mempesona. Aku mau jadi istrinya jika dia mau melamarku untuk jadi istrinya. Sangkuriang Hai, kau cantik sekali. Aku sangat terpesona dibuatnya. Aku ingin sekali melamarmu. Maukah kau jadi istriku? Dayang Sumbi Iya. iya. Tentu saja aku bersedia. Aku bersedia jadi istrimu. Kau tampan sekali. Narator Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Ia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Adegan 7 Sangkuriang Dinda, aku mau pergi berburu ke hutan. Tolong rapikan ikat kepalaku ya. Dayang Sumbi Iya kanda.terkejut sambil memperhatikan luka dikepala sangkuriang dan memperhatikan wajahnya kemudian ketakutanHaaahhh??? Di kepala calon suamiku ini ada bekas luka. Dan bekas luka ini persis seperti luka anakku dulu yang telah pergi merantau. Kanda? Di kepalamu seperti ada bekas luka. Luka karena apa kanda? Sangkuriang Iya betul Dinda. Bekas luka di kepalaku ini, karena dulu pernah dipukul ibuku. ibuku sangat marah sekali padaku waktu itu. Setelah kejadian itu, kemudian aku pergi. kutinggalkan ibuku sendiri. Dayang Sumbibicara dalam hati Ooohh! Jadi, jadi, Dia, dia, anakku sangkuriang yang dulu merantau kini telah kembali berada dihadapanku. Dan, dan, wajahnyapun juga ternyata mirip sekali dengan anakku sangkuriang. Duuuh gimana ini? Pemuda tampan yang akan menjadi calon suamiku adalah putraku sendiri. Aku hampir menikahi putraku sendiri. Aku harus menggagalkan proses peminanganku nanti! Sangkuriang Nah sudah selesai. Sudah beres perlengkapanku berburu. Aku berangkat dulu ya, dinda. Dayang Sumbi Hati-hati Kanda. Narator Dayang Sumbi menjadi bingung. Dayang Sumbi Duuuhhh.., gimana caranya ya supaya aku tidak jadi menikah dengan Sangkuriang? Sangkuriang kan putraku sendiri. Aku harus cari cara untuk menggagalkan supaya tidak jadi menikah dengan Sangkuriang. NaratorSepulangnya Sangkuriang dari berburu, Dayang Sumbi mencoba menjelaskan masalahnya. Adegan 8 Dayang Sumbi Sangkuriang, Sangkuriang. Kau, kau adalah putraku, Nak. Yang waktu dulu telah melukai kepalamu itu adalah aku. Ini Dayang Sumbi ibumu, Nak. Maafkan ibu, Nak. Ibu sangat menyesal sekali sudah melukaimu. Dulu ibu terlalu emosi. Ibu dulu sediiih sekali saat kau tinggalkan. Jangan lanjutkan keinginanmu untuk melamarku ya, Nak. Sangkuriang aaaahhhh!!!! Kau Cuma mengarang-ngarang cerita saja. Tidak mungkin! Kau tidak usah mengada-ngada. Apa yang kau katakan itu bohong! Aku tidak percaya! Dayang Sumbi Dengar anakku! Apa yang bunda ceritakan tadi adalah benar. Kau itu adalah putraku sendiri yang dulu pernah meninggalkanku. Bunda tidak bisa menikah denganmu, Sangkuriang! Sangkuriang Tidak bisa! Aku tidak peduli kau itu siapa! Pokoknya kita tetap akan menikah. Karena aku sangat mencintaimu. Narator Setelah Dayang Sumbi menjelaskan tentang dirinya, namun hal itu hanya dianggap angin lalu oleh Sangkuriang. Dayang Sumbi pun berpikir bagaimana caranya supaya pernikahan mereka berhari-hari Dayang Sumbi berpikir, akhirnya menemukan juga caranya dia akhirnya memutuskan untuk mengajukan syarat perkawinan yang tak mungkin dikabulkan oleh Sangkuriang.. Dia pun menemui Sangkuriang. Adegan 9 Dayang Sumbi Wahai calon suamiku, Sangkuriang, apakah kamu tetap ingin menikahi aku? Sangkuriang Tentu saja, Dayang Sumbi, calon istriku yang cantik. Dayang Sumbi Kalau begitu, aku hendak mengajukan dua syarat jika kamu tetap ingin menikahiku. Sangkuriang Apa syaratnya? Dayang Sumbi Aku ingin kau membuat bendungan. Untuk membendung sungai Citarum dan membuatkan sebuah perahu untuk menyeberanginya. Kedua syarat itu harus sudah jadi sebelum fajar menyingsing. Sangkuriang Baik! Akan aku penuhi syaratmu! Narator Tak lama kemudian, Sangkuriangpun pergi berlalu dari hadapan Dayang Sumbi dan segera bekerja melaksanakan permintaan Dayang Sumbi Tak lupa dia juga menggunakan kekuatan yang dia dapat dari ayahnya untuk memanggil jin-jin dan membantunya. Dengan lumpur dan tanah mereka membendung air dari sungai dan mata air. Beberapa saat sebelum fajar, Sangkuriang menebang sebatang pohon besar untuk membuat sebuah 10 Dayang Sumbi cemas Duuuh gimana ini? Bendungan dan perahu Sangkuriang, sebentar lagi akan segera jadi. Aku harus cari cara menggagalkan pekerjaan Sangkuriang. NaratorKetika Dayang Sumbi melihat bahwa Sangkuriang hampir menyelesaikan pekerjaannya, dia berdoa pada dewa-dewa untuk merintangi pekerjaan anaknya dan mempercepat datangnya pagi. Dayang Sumbi Wahai, ibu-ibu! Bangun, bangun! Hari sudah menjelang pagi. Bangun! Bangun! sambil memukul-mukul kentongan. NaratorSetelah membangunkan warga, kemudian meminta bantuan masyarakat sekitar agar menggelar kain sutera berwarna merah di sebelah timur dan membangunkan ayam-ayam jago supaya berkokok. Suasana malampun berubah menjadi suasana fajar. Sangkuriang Haaahh?? Ayam jantan sudah pada mulai berkokok dan awan-awan mulai terlihat kemerah-merahan, tanda fajar telah menyingsing. Tak biasanya matahari terbit lebih cepat dari biasanya. Ini pasti tipuan Dayang Sumbi. marah Haaaahhhh!!! Ku kutuk kau Dayang Sumbi! NaratorSangkuriang pun menghentikan pekerjaannya karena merasa telah gagal memenuhi syarat Dayang Sumbi. Dengan sangat marah dan kesal dia mengutuk Dayang Sumbi kemudian merusak bendungan yang telah dibuatnya sendiri. Dan Desa-desa pun tenggelam karena air bendungan. Lalu, Sangkuriang pun menendang perahu buatannya sendiri yang hampir jadi ke tengah hutan hingga perahu itu berada dalam keadaan terbalik, dan membentuk Gunung Tangkuban Perahu perahu yang menelungkub.
MelejitnyaNaskah Drama Cerita Rakyat Sunday, March 30th, 2014 - Cerita Rakyat, Naskah Drama Siapa yang tidak mengetahui legenda tentang Sangkuriang, bagi orang- orang Sunda atau orang Jawa barat legen Sangkuriang merupakan sebuah legenda yang sangat terkenal. Sangkuriang sendiri merupakan legenda yang berasal dari Sunda yang menceritakan asal
Cerita rakyat Sangkuriang adalah salah satu cerita rakyat dari Jawa Barat. Foto Buku Dayang Sumbi yang PintarCerita Sangkuriang adalah salah satu cerita rakyat yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Cerita ini berkaitan dengan Tangkuban Perahu, salah satu gunung aktif di Jawa Sangkuriang dipercaya sebagai penyebab utama munculnya gunung Tangkuban Parahu. Kisah ini menceritakan kegagalan seorang pria bernama Sangkuriang untuk meminang seorang wanita bernama Dayang rakyat Sangkuriang mengandung pesan moral agar tetap berpegang teguh pada nilai moral yang ada di masyarakat. Mengapa demikian? Untuk lebih jelasnya, simak cerita Sangkuriang di bawah Rakyat SangkuriangDikutip dari buku 60 Management Gems yang ditulis oleh AB Susanto, cerita Sangkuriang adalah cerita tentang orang yang melakukan sesuatu yang bukan-bukan dalam keluarga sendiri. Mestinya, dongeng dan cerita rakyat itu diubah akhirnya agar positif dan mendorong masyarakat demikian, kisah ini memiliki sejumlah pesan moral yang dapat diambil. Mengutip dari buku Bahasa Indonesia untuk SD dan MI Kelas 5 terbitan Gramedia, berikut kisah SangkuriangIlustrasi Sangkuriang dan Tumang. Foto PPIP BandungPada zaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Dia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama tersebut sangat gemar berburu dia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah titisan dewa dan juga suatu hari Tumang tidak mau mengikuti perintahnya untuk mengejar hewan buruan. Maka, anjing tersebut diusirnya ke dalam kembali ke istana, Sangkuriang menceritakan kejadian itu pada Ibunya. Bukan main marahnya Dayang Sumbi begitu mendengar cerita sengaja dia memukul kepala Sangkuriang dengan sendok nasi yang dipegangnya. Sangkuriang terluka. Dia sangat kecewa dan pergi kejadian itu, Dayang Sumbi sangat menyesali dirinya. Dia selalu berdoa dan sangat tekun bertapa. Pada suatu ketika, para dewa memberinya sebuah hadiah. Dia akan selamanya muda dan memiliki kecantikan abadi. Setelah bertahun-tahun mengembara, Sangkuriang akhirnya berniat untuk kembali ke tanah airnya. Sesampainya disana, kerajaan itu sudah berubah total. Di sana dijumpainya seorang gadis jelita, yang tak lain adalah Dayang Sumbi. Terpesona oleh kecantikan wanita tersebut maka, Sangkuriang karena pemuda itu sangat tampan, Dayang Sumbi pun sangat terpesona padanya. Pada suatu hari Sangkuriang minta pamit untuk berburu. Dia minta tolong Dayang Sumbi untuk merapikan ikat kepalanya. Alangkah terkejutnya Dayang Sumbi ketika melihat bekas luka di kepala calon suaminya. Luka itu persis seperti luka anaknya yang telah pergi lama diperhatikannya, ternyata wajah pemuda itu sangat mirip dengan wajah anaknya. Dia menjadi sangat ketakutan. Maka kemudian dia mencari upaya untuk menggagalkan lamaran Sangkurian. Dia mengajukan dua buah syarat. Pertama, dia meminta pemuda itu untuk membendung sungai Citarum. Yang kedua, dia minta Sangkuriang untuk membuat sebuah sampan besar untuk menyeberang sungai itu. Kedua syarat itu harus sudah dipenuhi sebelum fajar menyingsing. Malam itu Sangkuriang melakukan tapa. Dengan kesaktiannya dia mengerahkan makhluk-makhluk gaib untuk membantu menyelesaikan pekerjaan itu. Ilustrasi Dayang Sumbi mengintip pekerjaan Sangkuriang. Foto PPIP BandungDayang Sumbi pun diam-diam mengintip pekerjaan tersebut. Begitu pekerjaan itu hampir selesai, Dayang Sumbi memerintahkan pasukannya untuk menggelar kain sutera merah di sebelah timur menyaksikan warna memerah di timur kota, Sangkuriang mengira hari sudah selesai. Dia pun menghentikan pekerjaannya. Dia sangat marah oleh karena itu berarti dia tidak dapat memenuhi syarat yang diminta Dayang kekuatannya, dia menjebol bendungan yang dibuatnya. Terjadilah banjir besar melanda seluruh kota. Dia pun kemudian menendang perahu besar yang dibuatnya. Perahu itu melayang dan jatuh, menjadi sebuah gunung di bagian utara kota Bandung sekarang, yang bernama “Tangkuban Perahu".
Siapayang tidak mengetahui legenda tentang Sangkuriang, bagi orang- orang Sunda atau orang Jawa barat legen Sangkuriang merupakan sebuah legenda yang sangat terkenal. Ini termasuk naskah drama cerita rakyat yang terkenal sekali. Berikut sinopsisnya: menurut kisah dahulu di tanah Jawa Barat terdapat kerajaan yang yang dipimpin Prabu
Naskah Drama Cerita Rakyat Sangkuriang Terbaru – Simak naskah drama sangkuriang terbaru disini! Tokoh 1. Sangkuriang 2. Tumang/ Anjing sakti 3. Beberapa tokoh pembantu/ibu-ibu 4. Dayang Sumbi Narator Alkisah pada zaman dulu, di tanah Parahyangan pada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh seorang baginda raja yang ditemani oleh seorang ratu yang cuma memiliki seorang putri. Putri tersebut bernama Dayang Sumbi yang tekenal dengan keelokan dan juga kecerdasannya, namun dia juga terkenal dengan sifat manjanya. Di suatu pagi pada dikala dayang sumbi sedang menenun, dia merasa tak lezat tubuh. Selanjutnya ia secara tidak sengaja menjatuhkan pintalan benangnya ke lantai berkali-kali. Adegan 1 Dayang Sumbi Ya ampun, pintalan itu lagi-lagi terjatuh Dayang Sumbi Kesal. Aku bejanji, Siapapun penduduknya jika ada seseorang yang membawakan pintalan benang yang jatuh itu kepadaku, jikalau ia seorang pria, akan kujadikan ia suamiku, kalau ia seorang wanita maka akan kujadikan beliau saudaraku. Narator beberapa dikala sehabis kata-kata kesepakatantersebut diikrarkan, datang-datang datanglah seekor anjing yang sakti berjulukan Tumang. Tumang Ini milikmu tuan putri? seraya membawakan pintalan benang Dayang sumbi Kenapa malah kamu yang membawakan pintalan benangku? Artinya suka tidak suka, saya mesti mengerjakan janjiku untuk menimbulkan anjing ini suamiku. Narator Selanjutnya Dayang Sumbi dan seekor anjing yang berjulukan Tumang hidup berbahagia dalam mahligai rumah tangga. Dalam rumah tangga mereka, Dayang Sumbi dan Tumang dikaruniai seorang anak laki-laki yang gagah dan tampan. Anak tersebut tumbuh dan berkembang layaknya menyerupai seorang anak laki-laki pada umumnya. Anak pria ini dinamakan Sangkuriang. Dalam perjalanan pertumbuhan pertumbuhan Sangkuriang, Keseharian Sangkuriang senantiasa ditemani oleh Tumang yang selama ini ia pahami hanyalah seekor anjing lazimyang selalu setia menemaninya. bukanlah selaku ayah kandungnya. Dalam perjalanan waktu yang senantiasa bergulir, Sangkuriang meningkat dan tumbuh menjadi seorang cowok yang tampan rupawan dan gagah. Pada suatu ketika Dayang Sumbi mengundang puteranya Sangkuriang Adegan 2 Dayang sumbi Ananda Sangkuriang, ibu saat ini sangat ingin menyantap daging menjangan. Pergilah sekarang kamu ke hutan untuk berburu rusa dan ajaklah si Tumang bersama dirimu. Sangkuriang Baiklah, ibundaku. Narator Setibanya Sangkuriang di tengah hutan. Adegan 3 Sangkuriang Dimana saya sanggup memperoleh seekor menjangan yang besar? Aku tidak akan kembali pulang, sebelum menenteng hasil yang memuaskan. Jika aku tidak membawa hasil, maka dengan sungguh terpaksa akan aku hujamkan anak panah ini ke tunuh kumang sebagai ganti hewan buruan yang tak kunjung ku dapatkan. Narator Lalu Sangkuriang mengarahkan busurnya ke aras si Tumang, dan benar saja ia telah melakukannya. Tumang pun terkena anak panah Sangkuriang dan tak usang lalu si Tumangpun sekarat dan risikonya mati. Begitu Sangkuriang datang di rumah, ia pribadi menyerahkan daging Tumang terhadap ibunya. Adegan 4 Sangkuriang Ibunda, ini adalah daging menjangan yang besar hasil buruanku. Dayang sumbi Terima kasih banyak anakku. Kau sungguh cakap sekali dalam berburu menjangan. Narator Beberapa dikala sehabis makan selesai, Dayang Sumbi teringat akan si Tumang. Adegan 5 Dayang sumbi Dimana ya si Tumang? Kenapa beliau belum pulang juga. Sangkuriang, kemarilah nak…! Sangkuriang Iya bunda, ada apa gerangan? Dayang sumbi Kau tahu di mana si Tumang? Kenapa ia belum pulang juga Sangkuriang Maafkan aku ibunda, Tumang sudah mati ditanganku. Daging yang ibi makan, bukanlah daging menjangan. Tapi daging itu ialah milik Tumang. Dayang Sumbi Apa kau bilang???!! Jadi, yang kau hidangkan pada ibumu kemarin yakni daging si Tumang?? Sangkuriang Benar sekali bunda. Dayang Sumbi murka Dasar anak tak tau diri! Pergilah dari rumah ini! style=”displayinline-block;width336px;height280px” data-ad-client=”ca-pub-9290406911233137″ data-ad-slot=”2698768695″> Narator Dayang Sumbi begitu murka besar mendengar kisah tersebut. Dengan reflek dibarengi dengan amarah yang memuncak Dayang Sumbi memukul kepala Sangkuriang dengan benda peralatan dapur yang dipegangnya. Sangkuriang terluka cukup parah dibagian kepalanya. Sangkuriang Maafkan aku ibu, setuju…aku akan pergi dari sini. Beberapa tahun berlalu, Sangkuriang yang sudah mengembara ke seluruh negeri dan berikutnya memutuskan untuk kembali ke rumahnya. Sesampainya di rumah, Sangkuriang sungguh heran melihat banyak pergeseran yang terjadi pada kampungnya. Kemudian dia bertemu kembali dengan ibunya, tetapi keduanya tidak saling mengenal. Adegan 6 Sangkuriang Hai, nona manis. kau sangat manis. Aku ingin sekali melamarmu. Maukah kamu kupersunting untuk menjadi istriku? Dayang Sumbi Baiklah, saya bersedia untuk menjadi istrimu. Narator Suatu saat Sangkuriang meminta tolong untuk membenahi ikat kepalanya, dan Dayang Sumbi pun mengikuti kemauannya. Dayang Sumbi terkejut melihat kepala Sangkuriang terdapat bekas luka yang amat jelas di kepalanya. Adegan 7 Sangkuriang, mengapa di kepala mu terdapat bekas luka? Bekas luka apakah itu? Sangkuriang Bekas luka di bagian kepalaku ini, dulu aku pernah dipukul oleh ibuku. Karena aku sudah membunuh anjing kesayanganku. Dayang Sumbi Ya Tuhan…! Ternyata engkau adalah Sangkuriang anakku. Narator Dayang Sumbi kian bertambah bimbang. Dayang Sumbi Bagaimana ini? Aku tak mungkin menikahi anakku sendiri. Aku harus mencari cara untuk menggagalkan kesepakatan nikah kami. Dayang Sumbi Sangkuriang. Aku ingin menyampaikan hal yang bahwasanya bahwa engkau adalah puteraku. Kau yaitu anakku. Aku yang dulu pernah memukul kepalamu sampai berbekas ibarat itu. Sangkuriang Kau bohong! Kau cuma tidak mencintaiku bukan? Makanya kau mengarang kisah yang tidak-tidak semoga komitmen nikah kita gagal. Dayang Sumbi Apa yang aku ceritakan ialah kebenaran. Aku yakni ibumu nak. Narator Setelah panjang lebar Dayang Sumbi menjelaskan perihal dirinya dan puteranya serta anjing yang bernama Kumang, namun Sangkuriang tetap tidak ingin menyimak dan bersikeras hendak menikahi Dayang Sumbi. Dayang Sumbi berpikir keras untuk memperoleh cara supaya pernikahannya dengan puteranya gagal. Adegan 9 Dayang Sumbi Wahai Sangkuriang, apa kamu tetap bersikeras ingin mempersuntingku? Sangkuriang Tentu, tekadku sedah bulat. Dayang Sumbi Baiklah. Aku bersedia menjadi istrimu dengan beberapa syarat. Sangkuriang Apa syarat yang kamu ejekan? Dayang Sumbi Aku ingin engkau menciptakan sebuah bendungan dan membuatkanku suatu perahu untukku. Syarat-syarat tersebut harus sanggup kamu penuhi sebelum fajar datang. Sangkuriang Baiklah! Akan saya jalankan segala kriteria yang kamu olok-olokan. Narator lalu sangkuriang pun pergi. Kemudian beliau mengerahkan segala kesaktiannya dan memanggil jin-jin untuk menciptakan bendungan dan bahtera untuknya. Narator Ketika pekerjaan Sangkuriang tengah berlangsung, Dayang Sumbi memakai tipu tipu muslihat yakni dengan membangunkan ibu-ibu untuk menumbuk padi membuktikan fajar telah tiba. Narator Sangkuriang berhenti melaksanakan pekerjaannya, dan jin-jin pun lari terbirit-birit karena mengira fajar sudah datang. Namun Sangkuriang menyadari bahwa ini hanyalah tipu muslihat dari Dayang Sumbi. Sangkuriang murka dan mengutuk Dayang Sumbi lalu ia merusak bendungan yang setengah jadi dia buat bersama jin-jin nya. Karena amarah yang tak tersalurkan, Sangkuriang pun menendang bahtera tersebut dan jatuh dalam kondisi terbalik. Perahu itu membentuk sebuah Gunung Tangkuban Perahu Sumber Sumber
CeritaRakyat Jawa Timur : Naskah Drama, Jaka Tarub Bahasa. The Blog on Better Roads - Naskah Drama Cerita Rakyat Bahasa Jawa Showing 1-1 of 1. Bandung - Sangkuriang dan cerita 4 gunung yang wajib kamu ketahui. Ringkasan Cerita Rakyat Sangkuriang - Revisi Id. Cerita Singkat Sangkuriang dalam Bahasa Inggris | kumparan.com
Naskah drama cerita Lutung Kasarung dalam bahasa Inggris dan naskah cerita Sangkuriang dalam bahasa Naskah drama cerita Lutung Kasarung dalam bahasa Inggris dan naskah cerita Sangkuriang dalam bahasa Cerita rakyat sangkuriang merupakan cerita rakyat daerah3. Bagaimana jalan cerita / alur cerita drama Sangkuriang?4. Cerita rakyat sangkuriang berasal dari5. cerita rakyat sangkuriang berasal dari??6. kajian terhadap cerita rakyat sangkuriang7. cerita sangkuriang adalah jenis cerita rakyat?​8. cerita ringkasan cerita rakyat Sangkuriang9. apa masalah di dalam cerita rakyat sangkuriang?10. kesimpulan cerita rakyat sangkuriang 11. Cerita rakyat sangkuriang menjelaskan tentang?12. apa pendapatmu tentang cerita rakyat sangkuriang?13. Cerita rakyat lengkap Sangkuriang14. Apa tokoh dari cerita rakyat Tangkuban perahu cerita rakyat sangkuriang 15. Apa yang harus diteladani dalam cerita rakyat "Sangkuriang" ?16. sinopsis cerita rakyat sangkuriang17. tuliskan cerita rakyat sangkuriang18. Inti dari cerita rakyat sangkuriang19. apa kesimpulan cerita rakyat sangkuriang?20. sangkuriang adalah cerita rakyat dari daerah 1. Naskah drama cerita Lutung Kasarung dalam bahasa Inggris dan naskah cerita Sangkuriang dalam bahasa Inggris. Lutung Kasarung Story in EnglishA long time ago in west Java there was a kingdom. The king was Prabu Tapak Agung. He had two beautiful daughters and no son. Purba Rarang was his first daughter, and Purba Sari was his second daughter. When the king was about to pass away he gave the throne to his second daughter, Purba Sari. Purba Rarang was very disappointed. She thought that she deserve to replace her father as the ruler. She discussed the situation with her fiancé, she got an evil idea. She asked a witch to cast a spell to Purba Sari. Soon after that Purba Sari had a strange skin disease. There were black dots on her skin. She also had skin rash. Consequently Purba Rarang had a reason to tell people that her sister had a great sin and she was cursed by god. She told her people that such a person did not qualify to be a that she ordered the army to send Purba Sari to a wood and had her exiled there. The army then built a wooden house for Purba Sari in a wood. So Purba Sari lived in the wood. As there were many animals in the wood she got along with them best friend was a black monkey. She called the monkey Lutung Kasarung. Lutung was very attentive and very kind to her. He gave fruits and vegetables to Purba Kasarung was not an ordinary monkey. He often meditates like human being. One night when there was a full moon he sat meditating. He was praying to God. Suddenly a spring emerged beside Lutung. It became bigger and bigger and finally it became a lake. The water was very clear and next day Lutung came to see Purba Sari. He asked her to follow him. Lutung took her to the lake and asked her to take a bath. When Purba Sari took bath in the lake something strange happened. Her skin disease was gone and her smooth fair skin was back. Purba Sari was very happy and thankful to Purba Rarang who lived in the palace wanted to see her sister. So she went to the wood with her soldiers. She was very surprised when she saw Purba Sari was in good condition and looked beautiful. Her evil heart led her to find a way to beat her sister. Then she asked her sister to measure the length of their hair. The one who had the longest hair would win. Purba Sari’s hair proved to be longer than Purba Rarang’ Rarang was very jealous to her sister. She thought hard to find a way to beat Purba Sari. Then she got another idea. She asked her sister to compare their fiancé. Purba Rarang was sure that she would win because Indra Jaya was very handsome. She was sure that Purba Sari did not have any fiancé. When Purba Rarang showed Indra Jaya, Purba Sari was confused. So she just appointed Lutung Kasarung as her Rarang laughed out loud.So your fiancé is a monkey?’Lutung Kasarung then sat on the ground. He was meditating and praying to God. Then amazingly he changed into a very handsome man. Initially Lutung Kasarung was a handsome man who was punished by God and became a monkey. After some years that day he got clemency from God and he became human being Rarang was very surprised. He had no choice but to accept that her sister was better than her. She asked for apology. Purba Sari gave her apology. After that they went back to palace. Purba Sari became the queen and married to Lutung Kasarung 2. Cerita rakyat sangkuriang merupakan cerita rakyat daerah berasal dari jawa barat.smogabermanfaatKayaknya sih Subang, Jawa barat soalnya takuban perahu di subang 3. Bagaimana jalan cerita / alur cerita drama Sangkuriang?menggunakan alur maju karna dimulai dari perkenalan sampai penyelesaian kalau salah... 4. Cerita rakyat sangkuriang berasal dari jawa baratkasih jawaban paling cerdas yaberasal dari jawa barat. 5. cerita rakyat sangkuriang berasal dari?? jawa barat,sunda btw jawab harus min 20 karakter ya,lagi aneh brainlyjawa barat , Gunung tangkuban Perahu 6. kajian terhadap cerita rakyat sangkuriang Sangkuriang adalah cerita dari daerah jawa barat. Cerita ini menceritakan tentang terciptanya danau bandung, Gunung tangkuban parahu, Gunung burangrang dan gunung Bukit dalam kajian kesusastraanKisah sangkuriang yang awalnya hanya cerita rakyat masyarakat sunda kini telah menjadi dasar inspirasi beberapa pengarang dalam berkarya. Setelah melakukan beberapa pencarian, saya dapatkan data beberapa pengarang baik itu orang pribumi maupun orang barat. Beberapa pengarang yang membawa sangkuriang dalam berkarya antara lain Bezemer, Pleyte, Reitsma, Hoogland, Koens, Darmawidjaja, Djaja supena, Utuy Koesoemadinata, Ajip Rosidi, Neuman van padang, Karwapi, Kusumadinata, Richard dan Sheila Bernett, Misbah el Munir, Beni Setia, Wahyu Wibisana, Saini Femmy hanya berupa kisah, cerita sangkuriang pun tersaji dalam bentuk puisi, dan drama. Meskipun dalam proses penceritaan yang diangkat terkadang terdapat perbedaan, saya kira itu sebagai hal yang wajar. Pandangan seorang pengarang amat berbeda satu dengan sangkuriang bila kita kaji lebih mendalam, hampir mirip dengan cerita oedipus di yunani, prabu watugunung di kerajaan giling wesi, cerita loro jonggrang, satu contoh saya ambil sebuah sajak dari sebuah drama karangan utuy T. gemuruh di kejauhanalamat telaga sudah dibangunriuh gemuruh dalam dadakukarena hati naik turunah, hatiku!Hati manusia yang tiada tahu daya-upaya,tapi juga hati seorang ibuyang diancam bahayasebagai manusia,ya, dewata!Hatiku turun ke bawah telapak kakimuhikmat menyembah kebesaranmumenyerahmengalah pada kehendaknuyang benar selalutapi sebagai ibuya, anakku!Hatiku naik keatas puncak citamukeras menolak keinginanmubertindakberontak menentang kebenaranmuyang tidak benar kajian sastra, dikenal sebuah kajian yang disebut sastra bandingan. Saya kira sangkuriang termasuk objek yang cukup pantas kita kaji disini. Sebagai contoh, kisah sangkuriang kesiangan karangan ajip rosidi, berbeda dengan drama sang kuriang karangan utuy. T sontani. Disini cerita sangkuriang telah mengalami banyak perubahan dan menghasilkan bentuk penyajian penceritaan yang sangkuriang kesiangan karangan ajip rosidi, pemaparan kisah sangkuriang dipaparkan secara lengkapkarena ini sebuah kisah, disajikan dalam bahasa yang panjang namun agak menjemukan, dan tidak jauh berbeda dari kisah dengan cerita sangkuriang yang diangkat utuy t. sontani. Disini utuy memaparkan cerita dengan beberapa sudut pandang yang berbeda. Karena ini berupa drama, utuy sengaja memperpadat kisah sangkuriang yang cukup panjang menjadi lebih singkat. Beberapa tokoh dalam cerita sangkuriang asliyang dikenal mayarakat luas sengaja dihilangkan. Dalam bagian ending pun, mungkin kita akan sedikit tercengang karena dalam drama karangan utuy, kisah diakhiri dengan dayang sumbi yang bunuh diri dengan menusukkan kujang ke perutnya sambil membaca sebuah kedua perbandingan diatas, didapat sebuah pernyataan bahwa hubungan antara kedua cerita tersebut bersifat negatif. Negatif disini karena hubungan kedua cerita amat berbeda. Hubungan positif akan terjadi apabila kisah karangan ajip rosidi disandingkan dengan sajak tentang sangkuriang karangan karwapi yang isinya relatif lebih sama 7. cerita sangkuriang adalah jenis cerita rakyat?​ Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Jawa Barat. Legenda tersebut berkisah tentang terciptanya danau Bandung, Gunung Tangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit Tunggul 8. cerita ringkasan cerita rakyat SangkuriangRingkasan cerita rakyat SangkuriangSangkuriang hidup di hutan dengan ibunya Dayang Sumbi karena diusir dari kerajaan dan seekor an-jing bernama tumang konon an-jing ini adalah ayahnya yang saat sangkuriang pergi memburu, hari sudah mau malam tapi hasil buruan tidak juga didapat akhirnya dengan pikiran pendek sangkuriang menyembelih an-jing dan dibawa pulang daging nya. kemudian setelah itu ibunya menanyakan an-jing tersebut dan ibunya murka mengetahui an-jing nya mati. sangkuriang pun di pukul dan di usir. Lama tidak jumpa Sangkuriang dan ibunya yang masih cantik saling jatuh cinta dalam perjalanan cinta mereka ibunya mengetahui sangkuriang adalah anaknya, ibunya mencoba berbagai cara untuk berpisah akhirnya ibunya menyuruh sangkuriang untuk membuat perahu yang besar untuk ia berlayar bersama dayang sumbi tapi harus selesai sebelum fajar. Sangkuriang hampir menyelesaikan tapi takdir berkata lain ibunya menganggap waktu nya habis. Sangkuriang marah lalu menendang perahu itu sampai terbalik dan sekarang jadi tangkuban rakyat merupakan suatu cerita yang tumbuh dan berkembang dalam suatu daerah. Dalam beberapa daerah tertentu suatu cerita rakyat masih di lestarikan hingga saat ini. Contohnya yaitu donggeng, fabel, dan lain yang digunakan dalam menulis cerita rakyat biasanya menggunakan bahasa daerah dan berdasarkan pola pikir masyarakat beberapa ciri cerita rakyat, diantaranya yaitu tidak diketahui nama penulisnya, ceritanya beredar dari sistem turunan atau dari orang jaman dahulu, disampaikan secara turun temurun dan dari mulut ke kesimpulan merupakan suatu hasil akhir yang diperoleh dari suatu bacaan dengan cara mengumpulkan berbagai ide pokok untuk disusun dalam sebuah paragraf singkat namun mampu menghimpun seluruh inti dari bacaan Lebih LanjutMateri tentang pengertian cerita rakyat tentang coro cerita rakyat tentang pengertian kesimpulan JawabanKelas IX SMPMapel B. IndonesiaBab -Kode -AyoBelajarSPJ5 9. apa masalah di dalam cerita rakyat sangkuriang? anak yang jatuh cinta kepada ibu kandungnyaseotang anak yang mencintai ibu kandung nya sendiri 10. kesimpulan cerita rakyat sangkuriang Menerima segala takdir yang digariskan Tuhan. Jangan gegabahPada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi yang memiliki seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Pada suatu hari, Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu dan memerintah Tumang untuk mengejar buruannya, tetapi ia tidak mengikuti perintah yang membuat Sangkuriang mengusir Tumang dan tidak mengijikannya pulang. Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya yang membuat ibunya sangat marah, lalu memukul kepala Sangkuriang menggunakan sendok nasi. Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya karena kekesalannya tersebut. Dayang Sumbi sangat menyesali kepergian Sangkuriang dan berharap ia kembali. Dari ketulusannya, Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya. Setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya Sangkuriang pulang ke kampung halamannya dan bertemu dengan wanita cantik yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Pada suatu hari, Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anaknya sendiri dari bekas luka yang ada di kepalanya dan langsung membatalkan rencana pernikahan mereka. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang yang harus diselesaikan sebelum fajar menyingsing sebagai cara untuk membatalkan rencana pernikahan mereka. Keesokan harinya, ternyata Sangkuriang menyanggupinya dan Dayang Sumbi mencegahnya dengan membuat seolah-olah hari itu sudah menjelang pagi. Karena Sangkuriang mengetahui hari telah menjelang pagi, maka dengan kesal Sangkuriang menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri, lalu terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu. semoga membantu 11. Cerita rakyat sangkuriang menjelaskan tentang? terjadinya gunung tangkuban perahu ..seorang dewa dan dewi yang sedang di kutuk 12. apa pendapatmu tentang cerita rakyat sangkuriang? cerita nya menarik untuk di baca dan mempunyai pesan moral yang baikmaaf ya klu salah - 13. Cerita rakyat lengkap Sangkuriang CERITA SANGKURIANG DALAM BAHASA INGGRIS DAN ARTINYAIn ancient times, there is a princess in West Java named Dayang Sumbi. She had a son named was a boy who liked to hunt and when hunting, he was always accompanied by his dog named Tumang. Despite a Dog, Tumang actually an incarnation of the god and the father of day, he got mad at Tumang for not pursuing the animals. Because of so angry, he then expelled Tumang so the dog went into the then returned to the palace and told the incident to her mother. Dayang Sumbi was so angry and hit his head. Sangkuriang then disappointed and he decided to hitting Sangkuriang, Dayang Sumbi felt so sorry and she always prayed and meditated to get forgiveness from God. One day, God gave a gift because she was so diligent in praying. The prize is a timeless beauty that would make Sumbi Dayang becoming young wandering for a dozen years, Sangkuriang returned home. When he reached the kingdom, all had changed. He did not know what was happening. One day, he met a girl who was so beautiful. The girl was actually a Sumbi Dayang, his own fell in love with the girl and then proposed her. Because of the handsomeness that was owned by Sangkuriang, then Dayang Sumbi also fell in love. One day, Sangkuriang want to hunt and he asked Dayang Sumbi to fix the headband. However, Dayang Sumbi surprised that her future husband had a head injury. Dayang Sumbi then realized that was the same injury as her son who wandered away. She then noticed Sangkuriang face, and she was more surprised to realize that her husband was Sangkuriang, her own those happenings, she immediately looked for ways to thwart the plan of making a proposal. She then proposed two requirements to Sangkuriang. First, Sangkuriang should stem the Citarum River. Secondly, she asked Sangkuriang to make a big canoe to cross the river. Both of those conditions should be finished before night, Sangkuriang asked for help to spirit creatures to complete all the work. Dayang Sumbi secretly peeked at the job. Once the work was almost complete, Dayang Sumbi ordered his forces to hold a very long red carpet to the east of the carpet made ​​the light became red and Sangkuriang thought that the sun had risen. He stopped his work and was very upset because all could not meet the requirements posed by Dayang Sumbi. Using his strength, Sangkuriang broke the dam and the city became flooding. His big canoe then crashed upside down and changed into a mountain named, Tangkuban Perahu. 14. Apa tokoh dari cerita rakyat Tangkuban perahu cerita rakyat sangkuriang Jawabandayang Sumbi Sangkuriang Tomang dan jin 15. Apa yang harus diteladani dalam cerita rakyat "Sangkuriang" ? Kerja keras untuk mencapai sesuatu dan tanpa kenal lelahtidak boleh durhaka pada ortu . 16. sinopsis cerita rakyat sangkuriangPada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi yang memiliki seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Pada suatu hari, Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu dan memerintah Tumang untuk mengejar buruannya, tetapi ia tidak mengikuti perintah yang membuat Sangkuriang mengusir Tumang dan tidak mengijikannya pulang. Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya yang membuat ibunya sangat marah, lalu memukul kepala Sangkuriang menggunakan sendok nasi. Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya karena kekesalannya tersebut. Dayang Sumbi sangat menyesali kepergian Sangkuriang dan berharap ia kembali. Dari ketulusannya, Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya. Setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya Sangkuriang pulang ke kampung halamannya dan bertemu dengan wanita cantik yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Pada suatu hari, Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anaknya sendiri dari bekas luka yang ada di kepalanya dan langsung membatalkan rencana pernikahan mereka. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang yang harus diselesaikan sebelum fajar menyingsing sebagai cara untuk membatalkan rencana pernikahan mereka. Keesokan harinya, ternyata Sangkuriang menyanggupinya dan Dayang Sumbi mencegahnya dengan membuat seolah-olah hari itu sudah menjelang pagi. Karena Sangkuriang mengetahui hari telah menjelang pagi, maka dengan kesal Sangkuriang menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri, lalu terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu. 17. tuliskan cerita rakyat sangkuriang Pada jaman dahulu, di Jawa Barat hiduplah seorang putri raja yang bernama Dayang Sumbi yang memiliki seorang anak laki-laki bernama Sangkuriang. Pada suatu hari, Sangkuriang pergi ke hutan untuk berburu dan memerintah Tumang untuk mengejar buruannya, tetapi ia tidak mengikuti perintah yang membuat Sangkuriang mengusir Tumang dan tidak mengijikannya pulang. Sangkuriang menceritakan kejadian tersebut kepada ibunya yang membuat ibunya sangat marah, lalu memukul kepala Sangkuriang menggunakan sendok nasi. Sangkuriang memutuskan untuk pergi mengembara, dan meninggalkan rumahnya karena kekesalannya tersebut. Dayang Sumbi sangat menyesali kepergian Sangkuriang dan berharap ia kembali. Dari ketulusannya, Dewa memberinya sebuah hadiah berupa kecantikan abadi dan usia muda selamanya. Setelah bertahun-tahun lamanya, akhirnya Sangkuriang pulang ke kampung halamannya dan bertemu dengan wanita cantik yang tidak lain adalah Dayang Sumbi. Karena terpesona, maka Sangkuriang langsung melamarnya. Pada suatu hari, Dayang Sumbi mengetahui bahwa Sangkuriang adalah anaknya sendiri dari bekas luka yang ada di kepalanya dan langsung membatalkan rencana pernikahan mereka. Dia mengajukan dua buah syarat kepada Sangkuriang yang harus diselesaikan sebelum fajar menyingsing sebagai cara untuk membatalkan rencana pernikahan mereka. Keesokan harinya, ternyata Sangkuriang menyanggupinya dan Dayang Sumbi mencegahnya dengan membuat seolah-olah hari itu sudah menjelang pagi. Karena Sangkuriang mengetahui hari telah menjelang pagi, maka dengan kesal Sangkuriang menjebol bendungan yang telah dibuatnya sendiri, lalu terjadilah banjir dan seluruh kota terendam air. Sangkuriang juga menendang sampan besar yang telah dibuatnya. Sampan itu melayang dan jatuh tertelungkup, lalu menjadi sebuah gunung yang bernama Tangkuban Perahu. 18. Inti dari cerita rakyat sangkuriang anak yg membunuh ayahnya, lalu disuruh pergi oleh ibunya, dan beberapa tahun kemudian dia berusaha mendapatkan Cinta ibunya sebagai kekasih bkn sebagai ibu, tetapi dia tidak sadar bahwa yg ia inginkan adalah ibunya 19. apa kesimpulan cerita rakyat sangkuriang? jangan jadi orang sombong 20. sangkuriang adalah cerita rakyat dari daerah Sangkuriang adalah legenda yang berasal dari Jawa Barat. Legenda tersebut berkisah tentang terciptanya danau Bandung, GunungTangkuban Parahu, Gunung Burangrang, dan Gunung Bukit sangkuriang berasal Dari daerah jaws barat
Contactus: domaincantik@gmail.com. Pada jaman dahulu, tersebutlah kisah seorang puteri raja di Jawa Barat bernama Dayang Sumbi. Ia mempunyai seorang anak laki-laki yang diberi nama Sangkuriang. Anak tersebut sangat gemar berburu. Ia berburu dengan ditemani oleh Tumang, anjing kesayangan istana. Sangkuriang tidak tahu, bahwa anjing itu adalah
Uploaded byKiki Yuliza 0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesDescriptionhaaaaaiii!!Copyright© © All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?Is this content inappropriate?Report this Document0% found this document useful 0 votes2K views4 pagesNaskah Drama Cerita Rakyat SangkuriangUploaded byKiki Yuliza Descriptionhaaaaaiii!!Full descriptionJump to Page You are on page 1of 4Search inside document You're Reading a Free Preview Page 3 is not shown in this preview. Buy the Full Version Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
DramaCerita Rakyat Berjudul Sangkuriang Naskah Drama Cerita Rakyat Jawa Mengambil pelajaran. Indonesian Folklore Kebo Iwa Bali Folklore Having A Baby Boy . Kamis 30 Januari. Cerita rakyat komedi. Yangan Kanan Nyonya Martopo. June 14th 2018 - drama singkat komedi lucu cerita rakyat terbaru berikut ini ialah alur dari skenario drama tersebut
Naskah Drama Sangkuriang Karya Angin KamajayaSumber Foto PribadiSebagaimana judul yang tertera di atas, disini penulis akan membahas mengenai karya sastra berupa drama. Tentu saja kalian sudah sering mendengar apa itu drama bukan? Namun, bagi teman-teman yang belum tahu, simak baik-baik ya. Jadi secara sederhana, drama merupakan salah satu jenis karya sastra yang dominan berisikan unsur-unsur kehidupan yang terjadi dalam kehidupan bermasyarakat, tak sedikit pula pengarang atau penulis yang memilih drama sebagai alat untuk mengutarakan segala macam pesan, keresahan, serta kritik mengenai kehidupan. Sama hal nya dengan karya sastra berupa Novel, dalam drama juga terdapat tokoh-tokoh yang berperan penting. Menurut Aminuddin dalam Windasari, 20175 Tokoh yang memiliki peran penting dalam suatu cerita disebut dengan tokoh utama, sedangkan tokoh yang memiliki peranan yang tidak terlalu penting dikarenakan pemunculannya hanya untuk melengkapi juga sebagai pendukung pelaku dapat disebut sebagai tokoh penulis akan menganalisis sebuah naskah drama berjudul "Sangkuriang" naskah ini merupakan sebuah naskah drama karya Angin Kamajaya yang disusun untuk kebutuhan PENSI 2017, Phapros yang dimainkan oleh seluruh pegawai Phapros Pusat di Bandung. Naskah drama ini menceritakan tentang seorang tokoh bernama Sangkuriang mencintai dan ingin menikahi Ibunya sendiri, Dayang Sumbi. Semua berawal ketika Sangkuriang yang saat itu masih remaja yang dipukul kepalanya dan diusir karena telah membunuh ayahnya, yaitu si Tumang, seorang pangeran yang menjelma menjadi seekor anjing. Namun, Sangkuriang yang tidak tahu mengenai hal itu tidak terima dituduh oleh Ibunya membunuh ayahnya, padahal ia hanya membunuh seekor anjing, itu pun ia lakukan demi menyelamatkan anjing tersebut. Hingga berlanjut ketika Sangkuriang dewasa, ia kembali bertemu dengan Dayang Sumbi namun dirinya tidak mengenali bahwa itu adalah Ibunya, dan bertekad untuk yang ada pada teori fiksi, tokoh dalam drama dapat dipahami dalam tiga dimensi, yakni fisiologis, sosiologis, dan psikologis. Dalam dimensi psikologis hal yang tercakup dapat meliputi mentalitas, ukuran moral, keinginan dan perasaan pribadi, sikap dan kelakuan, juga intelektualitasnya. Dan dalam konten kali ini, penulis memilih untuk menganalisis naskah drama dalam dimensi psikologis dengan mengulas mengenai struktur kepribadian tokoh utama dalam naskah drama Sangkuriang menggunakan kajian beberapa psikoanalisis terkenal di dunia, termasuk Jung, Adler, dan Freud. Namun, Freud secara langsung berbicara tentang proses tekanan dan masalah bawah sadar yang terakumulasi menjadi penciptaan seni, dan kemudian disublimasikan ke dalam bentuk penciptaan karya seni. Metode psikologis sebagian besar bergantung pada psikoanalisis yang dikembangkan oleh Freud setelah melakukan penelitian, yaitu manusia sebagian besar dikendalikan oleh sifat bawaannya. Adanya id, ego, dan superego pada manusia menyebabkan manusia selalu berada dalam keadaan perang dalam dirinya sendiri, dengan kegelisahan, keresahan, tertekan, dll. Namun, jika ketiganya bekerja secara seimbang, mereka akan menunjukkan kepribadian yang wajar Endraswara, dalam Rokhana, 2009 4-5. Sigmund Freud berpendapat bahwa sastra dan psikologi berhubungan erat. Selain itu, Freud juga mengemukakan bahwa ada keterkaitan antara karya sastra pengarang dengan berbagai gejala psikologis yang tampak dan kemudian terungkap dalam karya sastra tersebut. Hal semacam ini dapat dilihat dengan psikoanalisis. Dalam konsep psikoanalisis, terdapat istilah struktur kepribadian yang disusun oleh Sigmund Freud. Unsur kepribadian mengandung tiga sistem penting, yaitu id, ego, dan superego. Ketiganya saling berhubungan dan membentuk suatu masuk dalam pembahasan, penulis akan memaparkan sedikit mengenai apa itu id, ego, dan superego untuk menambah pengetahuan bagi kalian yang mungkin belum pernah mendengar sama sekali mengenai struktur kepribadian tersebut, baik langsung saja. Pertama Id adalah struktur paling dasar dari kepribadian, seluruhnya tidak disadari dan bekerja menurut prinsip kesenangan, tujuannya pemenuhan kepuasan yang segera. Kedua Ego adalah sistem kepribadian yang bertindak sebagai pedoman bagi individu terhadap objek nyata dan menjalankan fungsinya sesuai dengan kenyataan. Ketiga Superego adalah sistem kepribadian yang mengandung nilai atau aturan evaluatif tentang baik atau buruk dengan mencerminkan nilai-nilai sosial dan membangkitkan tuntutan moral individu. Ketika ada pelanggaran nilai, superego menghukum ego dengan menimbulkan rasa saja pada pembahasannya, penulis akan mengulas mengenai tokoh utama dalam naskah drama "Sangkuriang" karya Angin Kamajaya dengan menggunakan struktur kepribadian Sigmund Freud. Pertama, penulis menemukan adanya struktur kepribadian dalam diri Sangkurian yang terdapat pada bagian kedua dari naskah drama "Sangkuriang" sebagai Tidak ambu, tega sekali kau. Aku tidak mau itu terjadi. Lebih baik aku mati saja. Supaya tidak kenal lagi sama kutipan monolog di atas menandakan adanya id dalam diri Sangkuriang yang memiliki keinginan untuk tidak bertemu dan tidak lagi mengenal Ibunya, yakni Dayang Sumbi. Id tersebut diwujudkan dalam bentuk kekecewaan. Stimulasi id dalam diri Sangkuriang semakin membuatnya ingin segera menghindari ketidaknyamannya hidup dengan tuduhan sebagai pembunuh oleh Ibunya sendiri padahal kenyataannya Sangkuriang pun tidak tahu siapa ayahnya. Terlebih ditambah adanya id yang berwujud kemarahan. Rasa marah merupakan insting manusia ketika mendapatkan perlakuan yang tidak baik. Hal ini demikian membuat ego dalam diri Sangkuriang tidak berjalan dengan baik, dimana semestinya ego dalam dirinya dapat mengendalikan keinginan id dengan tetap dibatasi oleh realitas yang ada. Tetapi ego dalam diri Sangkuriang mengendalikan dirinya untuk melakukan segala cara agar dirinya tidak lagi bertemu dengan Ibunya dan melupakannya, sebab rasa sakit dan kekecewaannya kepada Ibunya yang telah mengusir dan menuduhnya sebagai pembunuh ayahnya. Sangkuriang meluapkan segala bentuk kemarahannya. Sehingga keputusannya untuk bunuh diri merupakan gambaran bahwa superego dalam diri Sangkuriang tidak berjalan dengan baik, Sangkuriang memilih jalan tidak baik untuk mewujudkan Id nya, dan menghindari ketidaknyamanan dalam penulis menemukan adanya struktur kepribadian dalam diri Dayang Sumbi yang terdapat pada bagian kedua dari naskah drama "Sangkuriang" sebagai Sumbi Mang. Mikir mang. Bagaimana ini. Kita harus menggagalkan nya! Tuh dengar, suara air yang bergemuruh mulai tenang, sepertinya mulai tergenang. Dan itu...suara ramai sekali...seperti sedang bekerja sama bergotong royong! Aduh mang...coba lihat ke sana! Apa yang terjadi di sana. Ini aku sudah semakin takut dan merinding. Duh...sunan ambu...tolong....!!!Kutipan dialog Dayang Sumbi di atas memperlihatkan adanya stimulasi id yang dirasakan Dayang Sumbi yaitu berupa naluri untuk menolak ketidaknyamanan yang dialami dan mendapatkan kenyamanan dengan cara apapun. Adanya id yang dirasakan oleh Dayang Sumbi membuat ego berusaha mencari cara untuk menghilangkan ketidaknyamanannya sebab Sangkuriang yang ternyata adalah putranya memaksa Dayang Sumbi untuk menikah dengannya. Dengan adanya stimulasi id yang ingin segera terlaksana membuat ego yang ada dalam Dayang Sumbi mendorong segera superego nya dengan memutuskan untuk menggagalkan rencana Sangkuriang dalam melakukan sebuah persyaratan sebagaimana yang diajukan oleh Dayang penulis menemukan adanya struktur kepribadian dalam diri Sangkurian yang terdapat pada bagian ketiga dari naskah drama "Sangkuriang" sebagai Oh, dayang sumbi, segala cacat padamu tak bisa menghapus cintaku juga cerita bohongmu tentang aku yang kau tuduh anakmu, tak menyurutkan asmaraku, bau tubuhmu sudah memenuhi otakku esok, akan aku luapkan dengan penuh monolog Sangkuriang diatas menunjukan adanya id Sangkuriang yang memiliki keinginan untuk menikah dengan Dayang Sumbi, id tersebut diwujudkan dalam bentuk perasaan cinta. Meskipun Dayang Sumbi sudah memperingati Sangkuriang bahwa dia adalah Ibu nya, namun id yang dirasakan oleh Sangkuriang terlalu menguasai dirinya hingga mendorong adanya ego untuk mencari cara apapun supaya keinginannya segera tercapai tanpa dan menghiraukan omongan Dayang Sumbi, menganggap bahwa omongan Dayang Sumbi semata hanya ingin menolak Sangkuriang saja. Ego tersebut pada akhirnya berhasil mendorong superego untuk memutuskan apa yang akan Sangkuriang pilih, hingga pilihannya dia tetap bertekad untuk menikahi Dayang Sumbi lantaran id dalam dirinya sudah menguasai Sangkuriang, tanpa melihat baik dan penulis menemukan adanya struktur kepribadian dalam diri Dayang Sumbi yang terdapat pada bagian kedua dari naskah drama "Sangkuriang" sebagai Sumbi Baiklah kalau begitu. Hey Sangkuriang anakku. Setelah golok ini masuk ke dalam perutku. Aku akan berubah menjadi bunga kusuma, dan itu adalah bukti, bahwa aku adalah ibumuPada kutipan dialog di atas stimulasi id dalam diri Dayang Sumbi semakin membuatnya ingin segera menghindari ketidaknyamannya hidup sebab pemaksaan yang ia terima dari Sangkuriang, meskipun ia sudah menggagalkan Sangkuriang untuk memenuhi syarat yang diajukan tetap membuat Sangkuriang memaksa dirinya untuk menikah. Bahkan ucapannya yang memberitahu bahwa dia adalah Ibu kandung tetap tidak digubris oleh Sangkuriang dan malah menuduhnya berbohong. Terlebih ditambah adanya id yang berwujud kemarahan. Rasa marah merupakan insting manusia ketika mendapatkan perlakuan yang tidak baik. Hal ini demikian membuat ego dalam diri Dayang Sumbi untuk melakukan segala cara agar dirinya tidak dapat menikah dengan putranya sendiri. Sehingga keputusannya untuk bunuh diri merupakan gambaran bahwa superego dalam diri Dayang Sumbi tidak berjalan dengan baik, Dayang Sumbi memilih jalan tidak baik untuk mewujudkan Id penelitian mengenai struktur kepribadian teori Sigmund Freud, dalam naskah drama "Sangkuriang" karya Angin Kamajaya dapat disimpulkan gambaran mengenai id, ego dan superego. Gambaran id dalam naskah drama "Sangkuriang" karya Angin Kamajaya muncul dari stimulasi untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti memperoleh kebahagiaan dan menolak ketidaknyamanan. Gambaran ego dalam naskah drama ini menunjukan adanya pengambilan keputusan dengan tidak baik dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi. Sedangkan gambaran superego dalam naskah drama ini memperlihatkan bahwa tokoh memilih jalan yang buruk untuk mewujudkan keinginan dari id yang tidak Siti. 2009. "Analisis Tokoh Utama dengan Teori Psikoanalisa Sigmund Freud Pada Cerpen Hana Karya Akutagawa Ryunosuke". Skripsi. Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri 2017. "Analisis Tokoh Utama dalam Novel Dua Tanda Kurung Karya Handoko F Zainsam Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud”.
NaskahDrama Cerita Rakyat Bahasa Jawa [EXCLUSIVE] sumbi, dialog cerita sangkuriang,. May 9, 2018 . Dialog Naskah Drama Sangkuriang Bahasa Jawa -> DOWNLOAD. 09d271e77f Home Contoh Drama Dialog dialog naskah drama naskah naskah drama naskah dramas jawa. 09d271e77f Home Contoh Drama Dialog Dialog dakamar Lebih cepat Download Mp4 Video
100% found this document useful 2 votes22K views7 pagesDescriptionNASKAH SANGKURIANGCopyright© Attribution Non-Commercial BY-NCAvailable FormatsDOC, PDF, TXT or read online from ScribdShare this documentDid you find this document useful?100% found this document useful 2 votes22K views7 pagesNaskah Drama Sangkuriang Sangkuriang legenda gunung tangkuban perahu * * * Alkisah, di daerah Jawa Barat, ada sebuah kerajaan yang dipimpin oleh Prabu Sungging Perbangkara. Ia sangat gemar berburu binatang di hutan. Suatu hari, seusai berburu, Prabu Sungging membuang air kecil pipis pada daun caring keladi hutan. Saat ia meninggalkan tempatnya buang air kecil, tiba-tiba seekor babi yang bernama Wayungyang datang meminum air seninya yang tergenang di daun keladi itu. Rupanya air seni Prabu Sungging mengandung sperma sehingga menyebabkan Wayungyang hamil. Beberapa bulan kemudian, Wayungyang pun melahirkan seorang bayi perempuan yang cantik jelita. Setelah membersihkan tubuh bayi itu dengan menjilatnya, Wayungyang meletakkannya di atas batu besar di balik semak-semak, dengan harapan ayahnya Prabu Sungging akan menemukannya. Ternyata harapan Wayungyang tercapai. Tak berapa lama setelah ia meninggalkan bayi itu, Prabu Sungging lewat di tempat itu dan mendengar ada suara tangisan bayi dari arah semak- semak. Dengan hati-hati, Prabu Sungging berjalan perlahan-lahan mendekati sumber suara itu dan mendapati seorang bayi perempuan mungil dan berparas cantik tergeletak di atas sebuah batu besar. Tanpa berpikir panjang, ia pun membawa pulang bayi itu ke istana. saat sampai di istana sang prabu langsung menemui permaisurinya dan memberi kabar ghembira tantang dia menemukan seorang bayi perempuan Prabu Sungging Bunda, pas tadi aku berangkat hendak berburu aku mendengar seorang bayi yang sedang menangis, saat ku hampiri betapa terkejutnya aku ternyata benar pendengaranku kalo itu sebuah bayi Ratu Mbiling Bah emank ayah masih bisa denger ? kan budeknya kemarin lagi kumat ? jadi sudah sembuh ya ? Prabu Sungging ya sudah lah, tapi aku juga heran kenapa bisa cepat sembuh, suara itu terdengar bagaikan lantunan suara dari surge yang seakan akan berbisik lembut lembut di telinga ku Ratu Mbiling wah, bagust banget dech kalo begitu !!! lah anaknya sekarang mana yah ? Prabu Sungging itu masih dibersihin ama pembokat kerajaan,maklum diya masih kotor banget bund Ratu Mbiling ow begitu ya yah…. Prabu Sungging bund ayah punya sedikit ide yang bagus buat kita , bagaimana kalau anak itu kita angkat jadi putra mahkota ?? Upsss maaf.. putra mahkota ??? Kita kan sudah menikah selama 1 buland belum dikaruniai anak juga ? Ratu Mbiling giman mau punya anak ??? wong ayah gag pernah pulang kerumah kerjaarjaanya pereang ama berburu adjah… Di sini bunda kan juga kesepian….. Prabu Sungging heheheheheh ya maaf bund ………………. Kan sudah kewajiban ayah buatngebela kerajaan kita , kalo masalah berburu kan itu sudah hoby ayah dari kecil dulu !!!! Trus bagaimana dengan ide ayah tadi ? tiba tiba si babby sister kerajaan datang dan membawa si bayi yang sudah berbeda dengan keadaan awalnya, sekarang si bayipun bersih dan terlihat sangat lucu Ratu Mbiling wau ternyata bayinya sangat lucu dan cantik okelah bunda setuju dengan ide ayah tadi kalo begitu kita kasih nama siapa ya yah ??? Prabu Sungging bagai mana kalau kita kasi nama kolaborasi nama kita berdua ajah bund ?Ratu Mbiling gimana yah ?Prabu Sungging Sungging vs mbiling gimana kalo sumbi aja ??Ratu Mbiling ehmmm bagust juga tapi kayaknyta perlu ditambahi !!! gimana kalau namanya “ DAYANG SUMBI “Prabu Sungging Baik baik ayah setuju …………………… okelah kalo begitu . baiklah akan aku numumkan kepada seluruh rakyat kerajaan bahwa kita telah m,emiliki putri mahkota Waktu terus berjalan. Dayang Sumbi tumbuh menjadi gadis yang cantik jelita. Selain cantik, ia juga sangat mahir menenun dan pandai memasak. Tak heran jika para raja dan pangeran silih berganti datang melamarnya. Namun, tak satu pun lamaran yang diterimanya. Ia tidak ingin terjadi pertumpahan darah di antara para raja dan pangeran tersebut dengan hanya menerima salah satu pinangan dari mereka. Akhirnya, dengan restu sang Prabu, Dayang Sumbi mengasingkan diri ke sebuah hutan lebat yang terletak jauh dari istana. Prabu Sungging Anakku ayah sebenarnya tidak tega kalau harus melepasmu sendirian di hutan belantara yang sangat lebat ini , tapi apa boleh buat kalau ini semua demi kebaikan kamu dan kebaikan orang banyakDayang sumbi iya ayahku doakan saja putrimu baik baik saja disini dan akan menemukan apa yang selama ini aku cariPrabu Sungging Kamu disini yakin akan baik baik saja putriku ? pasti bundamu juga cemas di istana sana ? kamu ini anak satiu satunya bunda ama ayahanda ?Dayang sumbi iya ayah pasti saya akan baik baik disini dengan perlindungan tuhanPrabu Sungging Baiklah Ini Sudah Waktunya ayah meninggalkan kamu …………….. sambil menangis dan memeluk puterinya Pada suatu malam, ketika Dayang Sumbi sedang menenun kain, tiba-tiba segulungan benangnya terjatuh dan berguling ke luar pondoknya. Karena malam sudah larut, ia merasa takut untuk mengambil gulungan kain itu. Tanpa disadari tiba-tiba terlontar ucapan dari mulut dayang sumbi Dayang Sumbi . “Siapapun yang mau mengambilkan benang itu untukku, jika dia perempuan akan kujadikan saudara, dan jika dia laki-laki akan kujadikan suamiku,” Tanpa diduga sebelumnya, tiba-tiba seekor anjing jantan berwarna hitam datang menghampirinya sambil membawa gulungan benang miliknya. . Dayang Sumbi “Baiklah, Anjing. Aku akan mempertanggung jawabkan ucapanku. Meskipun kamu seekor anjing, aku tetap bersedia menjadi istrimu,” Mendengar perkataan Dayang Sumbi, anjing hitam itu tiba-tiba menjelma menjadi seorang pemuda yang sangat tampan. Dayang Sumbi sangat terkejut dan heran menyaksikan kejadian itu. Dayang Sumbi “Hei, kamu siapa dan dari mana asal-asulmu?” tanya Dayang Sumbi penasaran.Tumang “Maaf, Tuan Putri! Saya adalah titisan Dewa,” jawab pemuda nama saya tumang Dayang sumbi kenapa harus pangil tuan putri sih.. pangil aku dayang sumbi aja !!Tumang Tapi…… baiklah aku panggil dayang sumbi saja …………. kemudian mulailah perkenalan perkenalan awal oleh 2 insan insan itu, kenudian Dayang Sumbi dan pemuda tampan itu saling jatuh dan menikah. Keduanya bersepakat untuk merahasiakan hubungan mereka kepada siapa pun, termasuk kepada Prabu Sungging Perbangkara. Setelah setahun menikah, mereka pun dikaruniai seorang anak laki-laki yang tampan. Mereka memberinya nama Sangkuriang. ketika dayang sumbi melahirkan Dayang sumbi Tumang… aku sudah tidak kuat !! perutku sudah semakin sakit ……..bagai mana ini beibh??? Apakah ini sudah waktunya ? bertanya dengan tetapp mengelus perutnya Tumang mungkin memang sekarang sudah waktunya …… baiklah aku akan pangilkan bidan yahh !!!! waduh keceplosan maksutnya saya pangilin dukun ya !Dayang sumbi tapi Tumang…. Bukannya di sini gag ada dukun beranak ??Tumang tenanglah istriku aku akan cari kemanapun hingga nanti akan aku dapatkan per tolongan dari seorang dukun untuk membantumu proses kelahiran anak kita !!!Dayang sumbi baiklah kalau begitu ,,, kamu hati hati ya sayank ??? aku tetap akan meantumu dengan doa dari sini !Tumang baiklah aku akan segera berangkat … sambil menjelma menjadi anjing dan kemudian berlari sangat kencang di rumahnya dayang sumbi menahan sakit beserta sangat cemas sekali oleh keadaan tumang, yang harus mencarin dukun bayi di tengah malam yang c;gh8gopyfluacanya tidak bagus ini tiba – tiba ditengah jalan tumang bertemu dengan seseorang wanita tua,dan dia kembali berubah menjadi manusia Tumang nek permisi saya mau tanyak !!
. skow383iyv.pages.dev/165skow383iyv.pages.dev/89skow383iyv.pages.dev/51skow383iyv.pages.dev/268skow383iyv.pages.dev/377skow383iyv.pages.dev/111skow383iyv.pages.dev/257skow383iyv.pages.dev/344
naskah drama cerita rakyat sangkuriang