Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Menulis cerita pendek atau cerpen bisa digunakan untuk bereksperimen dengan suatu ide, memberi Anda istirahat dari menulis karya yang lebih panjang, atau sekadar melatih kerajinan Anda. Tetapi yang benar-benar membedakan cerita pendek adalah bahwa cerita pendek bisa lebih terfokus daripada jenis tulisan lainnya-dan karena itu lebih mudah untuk ditulis! Dalam postingan ini, kita akan melihat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menulis cerpen yang adalah elemen terpenting dalam sebuah cerita pendek. Karakter Anda harus menarik dan kompleks, sehingga pembaca dapat berhubungan dengan mereka. Mereka juga harus memiliki kekurangan dan tujuan untuk berada dalam cerita Anda, bahkan jika tujuan itu hanya untuk menggerakkan plot. Jika Anda kesulitan dengan cara menulis cerita pendek yang menarik, cobalah menggunakan kiat-kiat iniBuatlah karakter Anda aktif, bukan pasif. Karakter yang pasif itu membosankan, dan sulit bagi pembaca untuk peduli pada mereka. Sebaliknya, buatlah karakter Anda melakukan sesuatu-bahkan jika itu adalah hal-hal kecil seperti berjalan-jalan di taman atau membuat roti panggang untuk sarapan. Orang cenderung lebih menarik ketika mereka bertindak, bukan hanya duduk-duduk perjuangan karakter yang intens. Mungkin sulit untuk menciptakan ketegangan dalam cerita pendek, tetapi Anda perlu sesuatu yang dipertaruhkan jika karakter Anda akan peduli tentang apa yang terjadi selanjutnya. Mungkin mereka berusaha untuk tidak dikeluarkan dari sekolah atau dipecat dari pekerjaan mereka, atau mungkin mereka berjuang untuk hidup mereka melawan penjahat karakter Anda menginginkan sesuatu. Karakter Anda harus memiliki tujuan dan motivasi, meskipun mereka bukan orang yang paling menarik di dunia. Jika Anda bisa membuat mereka menginginkan sesuatu, maka akan lebih mudah untuk membuat pembaca peduli tentang apa yang terjadi agar segala sesuatunya tetap bergerak. Cerita pendek terbaik menjaga kecepatannya tetap ketat dan tidak membiarkan apa pun terhambat oleh detail yang tidak perlu atau deskripsi panjang tentang pemandangan atau hal-hal lain yang tidak relevan dengan alur cerita meskipun mereka dapat digunakan dengan hemat sebagai tanda baca. PlotPlot adalah urutan peristiwa dalam sebuah cerita. Ini adalah tulang punggung cerita Anda, dan memberikan pembaca Anda peta jalan untuk perjalanan mereka melalui membuat cerita pendek yang menarik, Anda harus memastikan bahwa plot Anda memiliki beberapa liku-liku - tetapi tidak terlalu banyak. Aturan praktis yang baik adalah memastikan setiap titik plot muncul setidaknya sekali setiap 20 halaman meskipun hal ini dapat bervariasi berdasarkan seberapa panjang atau pendek naskah Anda merasa kesulitan dengan apa yang terjadi selanjutnya dalam alur cerita Anda, luangkan waktu sejenak dari menulis dan cobalah melakukan sesuatu yang sama sekali tidak berhubungan. Ini akan membantu menjernihkan hambatan mental yang mungkin menghambat kemajuan naskah Anda. Sudut PandangSaat Anda mulai menulis cerpen, penting untuk memilih sudut pandang Anda. Jenis sudut pandang yang Anda pilih harus sesuai dengan nada dan tema cerita pandang orang pertama Dalam sudut pandang orang pertama, narator atau karakter utama menceritakan kisahnya sendiri melalui pikiran atau persepsinya. Jenis narasi ini dapat dilihat dalam banyak gaya penulisan otobiografi seperti jurnal dan surat. 1 2 3 Lihat Hobby Selengkapnya
Ringkasanbuku lebih menekankan pada cerminan dari hal - hal pokok, maupun bab atau subbab yang penting dalam buku. Demikian artikel mengenai Pengertian, Tujuan, dan Bagian - Bagian Resensi Buku. Semoga artikel ini dapat memberikan informasi yang dibutuhkan dan menambah wawasan kalian.
Jawaban membaca dan menulisPenjelasanIde CeritaIde termasuk bagian yang paling penting karena ia lah yang menjiwai seluruh karangan. Untuk memulai menulis, janganlah terpaku pada judul . Namun, tulis saja semua ide yang ada di kepala Anda. Tulislah ide-ide tersebut secara mengalir tanpa memikirkan apakah ide tersebut bagus atau tidak. Karena, apabila di awal menulis cerpen Anda sudah memikirkan baik atau buruk ide tersebut, Anda akan stuck dan merasa sulit untuk melanjutkan menulis. Setelah itu, bacalah lagi apa yang sudah Anda tulis. Anda bisa memfilter ide-ide tersebut dan apabila mungkin untuk saling disambungkan, Anda bisa menuliskannya kembali dengan memberikan kalimat atau ide penghubung lainnya. Tetapi apabila tema cerpen telah ditentukan, maka cobalah untuk membuat outline dari alur cerita yang ingin Anda tulis. Dengan begitu, Anda akan menjadi lebih mudah menumpahkan ide-ide Anda sulit untuk menemukan ide cerita untuk cerpen Anda, maka cobalah perhatikan lingkungan dan orang-orang disekitar Anda, buat catatan kecil tentang fenomena apapun yang Anda temui di lingkungan sekitar Anda. Biasanya, orang-orang akan tertarik untuk membaca cerita yang tampak dekat dengan lingkungan mereka, dekat dengan keseharian mereka, atau tentang pengalaman yang mirip dengan pengalaman itu, Anda juga bisa melalukan research kecil-kecilan dengan bertanya pada orang-orang mengenai sudut pandang mereka tentang hal-hal yang berkaitan dengan cerita yang ingin Anda tulis. Hal tersebut dapat berguna untuk mendalami lagi cerita yang akan Anda Narasi Dalam menulis dan menyusun narasi cerita, Anda harus membuatnya semenarik mungkin. Bahasa yang digunakan dapat memvisualiasikan peristiwa-peristiwa dalam cerita secara tepat, namun tidak membosankan dan DeskripsiBerikanlah deskripsi mengenai tokoh, latar waktu, tempat, ataupun suasana yang ada di dalam cerita Anda sehingga pembaca bisa menyelami cerita yang Anda tulis dengan lebih baik, juga cerita Anda akan menjadi lebih DialogDialog juga termasuk bagian yang dapat menghidupkan cerita. Lewat dialog, Anda dapat memberikan gambaran lebih tentang watak dan sifat tokoh dalam cerita, apa yang dirasakan dan dipikirkan tokoh tersebut, tidak hanya itu, dialog juga dapat dijadikan alat untuk memberikan penghayatan pada Anda tidak perlu membuat dialog yang mana kata-kata atau pemikiran tersebut telah disebutkan dalam narasi. Anda harus membuat dialog berbeda dengan narasi, bukan Konflik Dengan adanya konflik, pembaca akan menjadi penasaran tentang bagaimana kisah selanjutnya atau bagaimana akhir dari cerita yang Anda tulis. Konflik akan membuat cerita menjadi tidka monoton atau datar-datar saja. 6. WawasanAnda dapat memasukan pengetahuan di dalam cerita yang Anda tulis. Tentu saja hal ini akan lebih menarik perhatian pembaca, karena selain disuguhkan cerita yang apik, pembaca juga diberikan pengetahuan tambahan. Ini juga memberikan kesan bahwa si penulis/pengarang cerita berwawasan luas. Kita dapat mengambil contoh Filosofi Kopi karya Dee Lestari, dimana ia memberikan beberapa pengetahuan kepada pembaca tentang biji Memperhatikan EyDPenting bagi penulis untuk mampu menulis sesuai dengan EYD, terutama tentang penggunaan tanda baca. Karena, semakin baik penggunaan EYD nya, maka semakin mudah pembaca memahami isi Banyak Membaca dan MenulisDengan banyak membaca karya orang lain, Anda dapat belajar bagaimana menulis cerpen yang baik dan juga Anda akan mendapatkan banyak inspirasi menulis. Dan yang terakhir, tidak ada cara lain untuk bisa menulis dengan baik dan menghasilkan karya tulisan yang bagus kecuali dengan menulis itu sendiri. Banyaklah menulis, lalu minta pendapat orang lain sehingga Anda mendapatkan koreksi untuk perbaikan tulisan Anda kedepannya.
Tujuanmenulis karangan narasi secara fundamental yaitu: 1.) Hendak memberikan informasi atau wawasan dan memperluas pengetahuan, 2.) memberikan pengalaman estetis kepada pembaca. 4. Langkah-langkah menulis karangan narasi. 1.) Tentukan dulu tema dan amanat yang akan disampaikan. 2.) tetapkan sasaran pembaca kita.
Pengertian Esai Esai adalah tulisan yang menggambarkan opini penulis tentang subjek tertentu yang dicoba untuk dinilainya Dalman, 2011. Esai merupakan karangan atau bentuk tulisan lebih dari satu paragraf. Esai menyampaikan kejadian yang terjadi di masyarakat atau lingkungan, berupa fakta atau pengalaman. Esai juga berisi pendapat atau pandangan penulis tentang hal yang dibicarakan, sehingga bersifat argumentasi dan subjektif Wijayanti dkk, 2012. Esai merupakan salah satu karya tulis ilmiah, yaitu hasil rangkaian fakta berupa hasil pemikiran, gagasan peristiwa, gejala, dan pendapat. Esai disusun secara sistematis, setiap langkah direncanakan secara terkendali, konseptual, dan prosedural. Struktur Esai Struktur Esai terdiri atas tiga bagian, yaitu pendahuluan, isi, dan penutup. 1. Pendahuluan Bagian ini berisi pernyataan umum tetang topik yang akan dibahas dan latar belakang. Topik adalah pokok pembicaraan. Syarat dalam pemilihan topik di antaranya menarik minat penulis, diketahui dan dikuasai oleh penulis, cukup sempit dan terbatas, serta tidak terlalu baru atau kontroversial. Pendahuluan juga terdiri atas beberapa kalimat atau pernyataan umum dan kalimat tesis atau ide pokok esai. Tesis dan topik bukanlah judul. Jika topik dan tesis dirumuskan di awal proses penulisan, sebaliknya perumusan judul dilakukan setelah seluruh karangan selesai. Setelah topik dirumuskan, penulis dapat dengan mudah menyusun kerangka tulisan dengan kalimat tesis. Kerangka tulisan adalah suatu rencana kerja yang memuat garis besar suatu tulisan yang akan digarap. Kerangka tulisan bemanfaat sebagai alat kontrol dalam menulis, yaitu mengarahkan penulis untuk memilih data yang sesuai dengan tujuan penulisan. Manfaat lain kerangka tulisan adalah tulisan dapat disusun secara teratur, tulisan tidak mengalami pengulangan, data, kasus, atau rujukan dapat dengan mudah dicari, dan memudahkan pembaca dalam melihat wujud, gagasan, struktur, serta nilai umum tulisan tersebut. 2. Paragraf isi Bagian isi berisi uraian pernyataan yang disampaikan pada paragraf pendahuluan. Paragraf isi juga membahas topik atau subtopik yang sudah dinyatakan dalam tesis. Teknik penulisan paragraf isi di antaranya memberikan contoh atau ilustrasi, menguraikan secara kronologis suatu kejadian, mendefinisikan istilah yang berkaitan, membandingkan atau mengontraskan, menganalisis atau mencari sebab akibat, menguraikan akibat atau konsekuensi, menerapkan bagaimana cara kerja atau fungsi, dan melukiskan fisik atau watak orang, tempat, barang, atau tindakan yang dibicarakan. 3. Paragraf penutup Paragraf ini berisi simpulan atau ringkasan dari hal-hal penting yang telah dikemukakan. Unsur bagian penutup esai yaitu kesimpulan, saran, dan daftar pustaka atau referensi. Hal yang perlu diperhatikan dalam menulis kesimpulan adalah jangan mengulang uraian yang terdapat di bagian hasil analisis jangan memasukkan hal-hal baru yang memerlukan ulasan lebih lanjut jangan memasukkan bagian dari kerangka teori. Cara membuat Esai Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menulis esai, yaitu sebagai berikut. Menyeleksi gagasan dan menulis pengantar kalimat topik. Setelah mengumpulkan gagasan atau fakta, kamu perlu memikirkan bagaimana mengaitkan gagasan atau fakta tersebut dengan topik. Jika kamu telah menentukan gagasan utama, tulislah kalimat pengantar yang dapat mempresentasaikan gagasan tersebut dengan jelas dan menarik. Paragraf tersebut harus memuat pernyataan dua bagian yaitu pernyataan umum dan penyataan tesis. Pernyataan umum merupakan perkenalan akan topik esai dan menyertakan lata belakang informasi tentang topik tersebut. Pernyataan tesis merupakan gagasan pengontrol yang memuat inti topik yang akan dibahas. Setiap paragraf harus fokus pada kalimat topik dan memiliki transisi logis yang memungkinkan pembaca memahami hubungan antarkalimat. Uraikan alasan dan contoh yang spesifik dan konkret agar dapat meyakinkan. Jika paragraf pendukung sudah dilengkapi, tentukan bagaimana kesimpulannya. Langkah yang dapat dilakukan dalam menyusun esai adalah sebagai berikut. Menentukan topik dan melakukan penelitian mengenai topik yang dipilih. Membuat kerangka tulisan sebagai gambaran keseluruhan esai. Mencari dan mencatat referensi yang berkaitan dengan topik. Menyusun ide dan menulis esai. Menulis kesimpulan berdasarkan isi esai. Membaca ulang dan memperbaiki apabila dirasa ada yang kurang tepat. Menyusun referensi yang digunakan. Contoh Esai Kesenian Tradisi Sumatera Barat Sumber gambar Mayoritas penduduk Sumatera Barat adalah suku bangsa Minangkabau, yang terdiri atas delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Tanah Datar, Agam, Lima Puluh Kota, Solok, Sawah Lunto/Sijunjung, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Pasaman. Dari setiap tempat tersebut memiliki kebudayaan dan kesenian yang beragam. Kekayaan budaya Sumatera Barat tersebut meliputi tarian tradisional, makanan khas, alat musik tradisional, rumah adat, pakaian adat, keragaman suku, perayaan adat, lagu tradisional, permainan rakyat dan sebagainya. Tari rakyat adalah seni tari yang lahir dan berkembang di tengah rakyat, bersifat sederhana, spontan, dan akrab serta mudah menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi masyarakat. Pertumbuhan seni Minangkabau merupakan bagian dari permainan rakyat yang lahir di waktu senggang karena duduak bapamainan, tegak bapatintang. Oleh sebab itu, fungsi tari pada permulaannya adalah sebagai perintang hati atau sebagai hiburan. Namun, sesuai dengan perkembangannya, di antara tari itu ada yang menggambarkan penghormatan kepada tamu seperti tari gelombang, tari tan bentan yang menggambarkan kepahlawanan putra minang di zaman lampau, dan tari tupai jenjang yang berisikan ajaran tentang moral tingkah laku, maka tari di Minangkabau bukan hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sosial dan komunikatif. Tari tradisonal telah berkembang sesuai dengan kebutuhan dan kepribadian masyarakatnya. Dahulu tari-tarian ini hanya digunakan untuk sebuah ritual penting dalam masyarakat akan tetapi saat ini tarian tersebut menjadi sebuah penampilan di setiap acara, baik itu pernikahan, perayaan adat, sunatan, dan lain sebagainya. Tari-tari tersebut juga diajarkan di sekolah-sekolah atau komunitas agar tetap dilestarikan oleh anak-anak sebagai penerus. Kemudian, seni teater di Minangkabau atau randai pada perkembangannya merupakan suatu bentuk seni perpaduan antara berbagai jenis kesenian rakyat yang ada di Minangkabau. Di dalamnya terdapat unsur sastra, tari, pencak silat, dendang, dan drama bahkan juga lelucon. Randai dilaksanakan dalam bentuk teater arena. Randai dilakukan dengan membentuk lingkaran, lalu melangkah kecil-kecil secara perlahan, sambil menyampaikan cerita lewat nyanyian secara bergantian. Cerita randai biasanya diambil dari kenyataan hidup di tengah masyarakat. Fungsinya sebagai seni pertunjukan untuk hiburan; sebagai penyampai pesan, nasihat, dan pendidikan. Semua gerakan randai dituntun oleh aba-aba salah seorang di antaranya, disebut janang. Tari-tarian dan randai merupakan kesenian tradisi Sumatera Barat yang sangat khas. Kesenian tersebut merupakan kesenian rakyat atau tumbuh di dalam masyarakat dengan tujuan sebagai hiburan dan mendidik. Kehadiran tari-tarian dan randai dalam upacara-upacara dan pesta rakyat selain mempererat rasa ketradisian juga memberi kesempurnaan terhadap adat istiadat Minangkabau itu sendiri. Kuat dan lemahnya lembaga adat Minangkabau menentukan bangkit dan tenggelamnya kesenian tersebut. Saat ini, sudah sangat jarang ditemukan adanya penampilan tari-tarian dan randai dalam suatu acara, salah satu penyebabnya adalah kurangnya sumber daya. Tari-tarian dan randai menjadi hal yang asing bagi pemuda-pemudi Minangkabau, hal ini karena bergesernya orientasi kesenian atau kegemaran dari generasi tersebut. Oleh sebab itu, kesenian ini harus dilestarikan kembali dan dikenalkan kepada seluruh masyarakat di Indonesia dan luar, bahwa Sumatera Barat memiliki sebuah kesenian yang sangat menarik. Referensi Samah, Arby Rakyat Daerah Minangkabau; dan kaitannya dengan berbagai jenis kesenian tradisional lainnya di Sumatera Barat. Padang Poyek Perkembangan Kesenian Sumatera Barat Artikel Esai – Pengertian, Struktur, Cara Membuat, & Contoh Kontributor Nidia Rahma, Alumni Sastra Indonesia FIB UI Materi lainnya Contoh Teks Prosedur Contoh Kata Pengantar Makalah Struktur Teks Eksposisi
SeePage 1. Hal - hal yang perlu diperhatikan dalam mengutip, diantaranya : 1. Penulis mempertimbangkan bahwa kutipan itu perlu. 2. Penulis bertanggung jawab penuh terhadap ketepatan dan ketelitian kutipan. 3. Kutipan dapat terkait dengan penemuan teori. 4. Jangan terlalu bnayak mempergunakan kutipan langsung.
Jawaban yang tepat hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pendapat dalam sebuah cerita adalah dengan memperhatikan fakta dan unsur yang ada dalam cerita, sehingga pendapat yang diberikan sesuai dengan memberikan pendapat terhadap suatu cerita, sebaiknya kita memperhatikan fakta dan unsur cerita tersebut. Sebuah cerita dibangun oleh unsur intrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur yang membangun cerita dari intrinsik terdiri dari1. Tema adalah gagasan pokok Tokoh adalah pelaku dalam Penokohan adalah watak atau sifat yang dimiliki Alur adalah rangkaian peristiwa atau jalannya Latar adalah keterangan mengenai waktu, ruang, dan suasana terjadinya lakuan dalam Amanat adalah pesan atau nilai moral yang hendak disampaikan penulis melalui ceritanya. Jadi, jawaban yang tepat hal yang harus diperhatikan dalam memberikan pendapat dalam sebuah cerita adalah dengan memperhatikan fakta dan unsur yang ada dalam cerita, sehingga pendapat yang diberikan sesuai dengan cerita.
. skow383iyv.pages.dev/436skow383iyv.pages.dev/492skow383iyv.pages.dev/189skow383iyv.pages.dev/145skow383iyv.pages.dev/455skow383iyv.pages.dev/476skow383iyv.pages.dev/193skow383iyv.pages.dev/449
hal yang perlu diperhatikan saat menuliskan pendapat mengenai sebuah cerita